Sabtu, 15-12-2018,  

Home   Agenda  Download  Foto  Video  Peta Situs  Situs Terkait  Saran  Kontak


Dengan Semangat Kebersamaan, Kita Bangun Banua Sanggam Menjadi Lebih Maju dan Mandiri
 
0 1


Foto Kegiatan


Bank Data


Agenda Kegiatan


Top Download

Berita dan Kegiatan


Beragam Suku Dan Agama Kabupaten Balangan Deklarasi Pemilu Damai

Paringin - Memasuki masa-masa kampanye Pemilu 2019, sosialisasi Pemilu Damai makin gencar dilakukan. Berbagai metode dilakukan, salah satunya melalui gelar budaya yang diselenggarakan Dewan Adat Dayak Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimntan Selatan di Terminal Paringin, Kamis (04/10/2018).

Pada acara yang bertajuk Gelar Budaya Dalam Bingkai Kebhinekaan Menyongsong Pemilu Damai Tahun 2019 ini, juga diadakan Deklarasi Antar Suku dan Antar Agama di Kabupaten Balangan. Isi deklarasi antara lain siap menjaga dan memelihara situasi pelaksanaan pemilu dengan aman dan sejuk serta menolak segala bentuk hoaks, ujaran kebencian, radikalisme dan terorisme yang berujung pada perpecahan di masyarakat. Perwakilan antar suku itu antara lain suku Dayak, suku Banjar, suku Bugis, suku Jawa, suku Madura dan suku Batak. Sementara perwakilan antar agama antara lain agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha.

"Kegiatan ini dimaksudkan agar proses Pemilu legsilatif dan Pilpres 2019 nanti berjalan damai, aman dan lancar. Walau berbeda pilihan, masyarakat Balangan harus tetap damai dalam bingkai kebhinekaan," ujar Eter Nabiring, Sekretaris Dewan Adat Dayak kabupaten Balangan sekaligus Ketua Panitia Pelaksana gelar budaya.

Bupati Balangan, Ansharuddin dalam sambutannya berpesan agar jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di masyarakat Kabupaten Balangan selama sekitar 7 bulan tahapan kampanye Pemilu ini.

"Semoga dengan deklarasi lintas suku dan agama ini, Balangan tetap aman dan damai dan selalu dalam lindungan Tuhan YME. Walaupun ada perbedaan, silaturahmi jangan sampai terputus," harapnya.

Selain itu, Ansharuddin juga mengingatkan masyarakat agar jangan terpengaruh isu isu yang berkembang di media sosial utamanya TNI, Polri dan ASN.

"Ketiganya harus netral," tandas Anshar.

Selanjutnya acara diisi dengan doa bersama lintas agama dan ditutup dengan pertunjukan budaya seperti tarian khas dayak, reog Ponorogo dan lain lain. (Tim Kominfo)


  Hits (44)    Waktu :04-10-2018 (08:27:40)   Komentar (0)

Komentar
Alamat Email
Komentar

Tidak ada komentar
Hal